Jumat, Agustus 14, 2009

I LOVE U FULL

Kaget dan tidak menyangka, Mbah Surip meninggal dunia. Puncak karir yang dirasakannya seperti sekejap mata, mungkin baru beberapa bulan ini kita mengenal sosok Mbah Surip melalui lagu berjudul Tak Gendong yang sering diputar di stasiun televisi di Indonesia. Lagu berirama reggae ini mampu menembus pasar musik indonesia yang saat ini sedang ramai bermunculan band-band dan penyanyi baru.

Mbah surip adalah seorang seniman dengan ciri khas rambut gimbalnya (ciri khas penyanyi genre reggae juga) dan ketawanya yang khas. Salam khasnya yang terkenal adalah “I LOVE YOU FULL“, mengingatkan kita akan salam Michael Jakson. Mbah surip juga dikenal sebagai pribadi yang sederhana, hal ini dapat dilihat dari cara berdandan dan instrument gitar tua miliknya.

Tapi siapa sebenarnya Mbah surip, mengapa baru di usia tua-nya Beliau bisa menelurkan sebuah karya besar yang akan diingat oleh pecintanya. 

LOVE

Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu,
tetapi yang lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang
dan tidak pernah memiliki keberanian untuk mengutarakan cintamu kepadanya.

Masa depan yang cerah selalu tergantung kepada masa lalu yang dilupakan,
kamu tidak dapat hidup terus dengan baik jika kamu tidak melupakan kegagalan
dan sakit hati di masa lalu.

Jangan pernah mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba
jangan pernah menyerah jika kamu masih merasa sanggup
jangan pernah mengatakan kamu tidak mencintainya lagi
jika kamu masih tidak dapat melupakannya.

Memberikan seluruh cintamu kepada seseorang
bukanlah jaminan dia akan membalas cintamu!
Jangan mengharapkan balasan cinta,
tunggulah sampai cinta berkembang di hatinya,
tetapi jika tidak, berbahagialah karena cinta tumbuh dihatimu.

Apabila cinta tidak berhasil... bebaskanlah dirimu... biarkan hatimu melebarkan sayapnya dan terbang ke alam bebas LAGI... Ingatlah bahwa kau mungkin menemukan cinta dan kehilangannya... tapi ketika cinta itu mati, kau TIDAK perlu mati bersamanya.

Kata cinta sangat mudah diucapkan, tapi rasa sayang sulit untuk diungkapkan, hanya orang-orang yang peka terhadap kasih sayang yang bisa merasakannya.

Cinta adalah memperhatikan dan memberi, tanpa berharap untuk diperhatikan dan diberi. (Buccek Depp; Brownies)

Cinta seperti api, kitak tidak tahu apakah ia menghangatkan atau membakar kita. (Joan Crawford)

Kadang kala, orang yang kau cintai adalah orang yang paling menyakiti dirimu. Kadang kala pula, teman yang membawamu ke dalam pelukannya dan menangis bersamamu adalah cinta yang tidak kau sadari...

Mencintai... Bukanlah bagaimana kau melupakan, melainkan bagaimana kau memaafkan. Bukan bagaimana kau mendengarkan, melainkan bagaimana kau mengerti. Bukan apa yang kau lihat, melainkan apa yang kau rasakan.

Kamis, Juli 09, 2009

Cara Jitu Menghadapi Masalah

Ibarat makanan, masalah merupakan santapan setiap hari. Ibarat perjalanan, masalah adalah waktu yang berjalan. Ibarat buku, masalah merupakan apa yang ditulis atau tertuang didalamnya. Besar atau kecil masalah selalu mengikuti setiap aktifitas atau pekerjaan yang dilakukan. Mau atau tidak mau, anda dituntut untuk menyelesaikannya dengan cepat. Setiap denyut nadi, setiap hirupan nafas, setiap kerlipan mata, setiap langkah, setiap waktu, dan setiap aktifitas, semua itu mengandung masalah. Dapat dikatakan bahwa setiap jantung yang berdetak, maka masalah akan selalu ada. Jantung juga akan menjadi masalah kalau berhenti berdetak. Benar, bukan... ? Masalah timbul karena beberapa faktor. Tetapi pada dasarnya dapat diringkas dalam dua cakupan besar. Yang pertama adalah faktor internal, yaitu: masalah yang timbul disebabkan karena pengaruh dalam diri sendiri. Misalnya: self- human error, salah mengerti, tidak paham terhadap pekerjaan, dan lain sebagainya. Sedangkan yang kedua adalah faktor eksternal, yaitu: masalah yang timbul disebabkan karena pengaruh dari luar diri. Misalnya: sabotase, lingkup tanggung-jawab yang terlalu besar, keadaan alam yang berubah-ubah, dan lain sebagainya. Ketika anda menghadapi masalah, apa yang akan anda lakukan untuk menyelesaikannya? Dengan cara dan teknik apa yang membantu anda menyelesaikan masalah tersebut? Apakah anda menyelesaikan masalah dengan cepat atau lambat, berapa waktu anda melakukannya? Apakah anda memiliki sifat "gentleman", canggung, atau malah lari dari setiap masalah yang dihadapi? Adakah tips yang efektif untuk menghadapi setiap masalah dengan hasil yang cemerlang? Kalau diuraikan semuanya, mungkin akan menjadi luas bahasan ini. Tetapi karena keterbatasan tempat dan sumber informasi, maka dapat diringkas dalam satu hal yang lebih padat, yaitu: menghadapi masalah dengan "PKB+T". Tips ini mudah-mudahan dapat berguna bagi anda. Adapun bahasannya adalah sebagai berikut: 1.Pastikan Mental Anda Telah Siap Seberapa besar dan hebatnya permasalahan yang anda hadapi, hal paling utama adalah mempersiapkan mental terlebih dahulu. Setiap orang memiliki tingkatan mental yang berbeda-beda. Oleh karena itu, sering-seringlah mengasah mental anda dengan berbagai latihan mental. Kuatkan dengan sadar kepada bathin anda bahwa setiap masalah harus diselesaikan dengan tuntas sampai ke asalnya. Jangan hanya separo-paro yang akan menimbulkan permasalahan baru lagi yang lebih dahsyat dan hebat. 2.Kumpulkan Pengetahuan Sebanyak-banyaknya Adanya masalah merupakan reaksi terhadap pengetahuan yang berkembang. Untuk mengatasi permasalahan yang muncul, anda harus mengumpulkan dasar-dasar pengetahuan yang berhubungan ataupun tidak berhubungan dengan permasalahan tersebut tetapi masih relevan dengan perkembangan jaman. Semakin banyak anda mendapatkan pengetahuan, semakin mudah dan cemerlang anda menyelesaikan masalah itu. Bagaimana mencari dan mengumpulkan pengetahuan yang memadai tersebut? Cobalah dengan berbagai cara, hal yang termudah adalah dengan membuka cakrawala pengetahuan dan daya pikir; perbanyak membaca dan menyimpulkan pengetahuan yang berkembang; janganlah anda merasa hebat dan besar karena anda memiliki pengetahuan dan kedudukan yang tinggi dalam suatu organisasi tanpa mau belajar dan mengembangkan diri dan pengetahuan anda, ingatlah kata-kata bijak "Padi, semakin berisi semakin merunduk"; dan lain sebagainya. 3.Buatlah Nafas Irama Nafas, bagi makhluk hidup merupakan kunci yang paling penting. Tidak dapat bernafas berarti tidak hidup atau mati. Dengan bernafas, makhluk hidup melakukan proses pengambilan udara untuk mempertahankan hidupnya. Ketika anda bernafas maka udara akan memenuhi rongga dada, berarti banyak Oksigen yang terhirup masuk ke dalam paru-paru. Oksigen tersebut kemudian akan disebarkan oleh darah ke seluruh tubuh. Proses ini membuat badan anda akan terasa segar. Mengapa? Karena semua sel-sel, otot-otot, dan berbagai jaringan tubuh lainnya menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik, terarah dan seimbang dari pasokan Oksigen tersebut. Menarik nafas kemudian mengeluarkannya merupakan cara yang lazim dilakukan orang untuk memenuhi rongga paru-paru dengan Oksigen. Bagaimana cara yang efektif mengatur nafas agar berfungsi ganda? Dalam beberapa buku dan literatur, dapat ditemukan dan disimpulkan bahwa untuk mendapatkan manfaat dari setaip proses pernafasan memiliki aturan-aturan atau tata cara tertentu. Tetapi disini akan disajikan sebuah teknik yang mudah dan efektif, yaitu: anda menarik nafas dalam 4 hitungan detik, menahan nafas dalam hitungan yang sama kemudian mengeluarkan nafas dengan 4 hitungan detik juga. Pernafasan seperti ini sering disebut "nafas irama". Sebab pengambilan dan pengeluaran nafas akan menghasilkan sebuah irama, yaitu: irama tarik-lepas nafas, irama bathin dan irama pikiran. Efeknya adalah anda akan memiliki konsentrasi dan dapat juga membuka alam bawah sadar, dimana hampir seluruh ingatan tersimpan disana. Pernafasan ini baik sekali dilakukan dalam 5-6 kali saja. Tetapi semakin anda sering melakukan teknik pernafasan ini maka akan semakin baik manfaatnya bagi tubuh anda. Pernafasan ini juga baik dilakukan untuk mengonsentrasikan aliran Oksigen agar mengalir ke sel-sel syaraf dan otot-otot di otak. Manfaat dari konsentrasi ini adalah menimbulkan aliran ide-ide, gagasan-gagasan, dan teknik-teknik baru yang anda butuhkan. Teknik pernafasan diatas hanyalah sekedar contoh praktis yang dapat membantu anda dalam kondisi kritis. Pernafasan ini dapat anda lakukan kapanpun, dimanapun dan dalam kondisi apapun dengan catatan cukup tersedia Oksigen untuk dihirup. Jangan melakukan pernafasan ditempat-tempat yang Oksigennya miskin. Oleh karena itu, disarankan untuk mencari atau paling tidak menemukan tempat yang memiliki Oksigen berlebih. Jika anda tertarik untuk mengembangkan pernafasan maka anda dapat mengikuti program-program pernafasan yang diberikan oleh lembaga seni bela diri dan pernafasan. Disana anda akan diajarkan secara mendetail tentang cara-cara mengolah raga dan cara-cara mengolah nafas yang baik, terarah dan bermanfaat. 4.Temukan Penyelesaian Baru Setiap masalah, pada dasarnya terus berkembang dan mengalami revolusi. Untuk menyelesaikannya, anda harus revolusioner juga. Artinya bahwa anda harus memiliki puluhan, ratusan bahkan ribuan cara-cara dan teknik-teknik baru untuk menghadapinya. Orang hebat bukanlah orang yang mampu menyelesaikan masalahnya dengan baik dan cepat, tetapi seseorang yang mampu menghasilkan cara-cara baru dan teknik-teknik baru dalam menghadapi setiap permasalahan yang muncul. Bagaimana mendapatkan cara-cara dan teknik-teknik baru tersebut? Untuk menjawab pertanyaan tersebut tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Mengapa? Karena semua permasalahan berpulang kembali kepada anda. Seberapa baiknya anda mengatur mental, seberapa banyak anda mengumpulkan pengetahuan yang relevan dan seberapa banyak anda membuat ide-ide dan gagasan-gagasan tertentu. Rangkaian tips tersebut hanyalah sekedar kalimat-kalimat. Tetapi ia mampu hidup dan berkembang sepanjang anda mempraktekkan dan membuktikannya dalam kehidupan ini. Caranya adalah dengan melakukan, mengkombinasikan dan mengetrapkan dengan sebaik mungkin. Anda harus yakin bahwa setiap masalah pastilah ada jalan keluarnya. Lebar atau sempit jalan keluar dipengaruhi oleh seberapa pandai dan hebatnya anda menggunakan cara-cara dan teknik-teknik baru anda. Ibarat permainan, gagal menyelesaikan masalah berarti "GAME OVER". Ibarat kehidupan, tidak dapat menyelesaikan masalah berarti "MATI". Ibarat pekerjaan, gagal menyelesaikan masalah berarti "PHK". Selamat Mencoba! (Wnd)

TIPS HADAPI STRES


Cara Mengahapi Stres

Cara belajar efektif
Pengaturan jadwal belajar
Mengatur stres ◄
Motivasi belajar
Berpikir yang cerdik
Menghindarkan Keraguan
Berpikir Kritis
Penyesuaian Pengambilan Keputusan
Pemecahan Masalah danPengambilan Keputusan
It is the mind that makes the bodySojourner Truth, 1797 - 1883 American
Pertama-tama, anda harus belajar mengenali stres:
Gejala-gejala stres mencakup mental, sosial dan fisik. Hal-hal ini meliputi kelelahan, kehilangan atau meningkatnya napsu makan, sakit kepala, sering menangis, sulit tidur dan tidur berlebihan. Melepaskan diri dari alkohol, narkoba, atau perilaku kompulsif lainnya sering merupakan indikasi-indikasi dari gelaja stres. Perasaan was-was, frustrasi, atau kelesuan dapat muncul bersamaan dengan stres.
Jika anda merasa stres mengaruhi pelajaran anda,langkah pertama adalah mencari bantuan melalui pusat koseling di sekolah anda.
Manajemen stres adalah kemampuan untuk mengendalikan diri ketika situasi, orang-orang, dan kejadian-kejadian yang ada memeberi tuntutan yang berlebihan. Apa yang dapat anda lakukan untuk mengatur stres anda? Strategi-strategi apa yang ada?
Perhatikan lingkunga sekitar andaLihatlah mungkin ada sesuatu yang benar-benar dapat anda ubah atau kendalikan dalam situasi tersebut.
Belajarlah cara terbaik untuk merelaksasikan diri andaMeditasi dan latihan pernafasan telah terbukti efektif dalam mengendalikan stress. Berlatihlah untuk menjernihkan pikiran anda dari pikiran-pikiran yang menggangu.
Jauhkan diri anda dari situasi-situasi yang menekanBeri diri anda kesempatan untuk beristirahat biarpun hanya untuk beberapa saat setiap hari.
Tentukan tujuan yang realistis bagi diri anda sendiriDengan mengurangi jumlah kejadian-kejadian yang terjadi dalam hidup anda, anda akan dapat mengurangi beban yang berlebihan.
Jangan mempermasalahkan hal-hal yang sepeleCobalah untuk memprioritaskan beberpa hal yang benar-benar penting dan biarkan yang lainnya mengikuti.
Jangan membebani diri anda secara berlebihandengan mengeluh mengenai seluruh beban kerja anda. Tangani setiap tugas sebagaimana mestinya, atau tangani secara selektif dengan memperhatikan beberapa prioritas.
Secara selektif ubahlah cara anda bereaksiTapi jangan terlalu banyak sekaligus. Fokuskan pada satu masalah dan kendalikan reaksi anda terhadap hal ini.
Ubahlah cara pandang andaBelajarlah untuk mengenali stress. Tingkatkan reaksi tubuh anda dan buatlah pengaturan diri terhadap stress.
Hindari reaksi yang berlebihan;Mengapa harus membenci jika sedikit tidak suka sudah cukup? Mengapa harus merasa bingung jika cukup dengan hanya merasa gugup? Mengapa harus mengamuk jika marah saja sudah cukup? Mengapa harus depresi ketika cukup dengan merasa sedih?
Lakukan sesuatu untuk orang lainUntuk melepaskan pikiran dari masalah anda sendiri.
Tidur secukupnyaKurang istirahat hanya akan memperburuk stress.
Hindari stressDengan kegiatan-kegiatan fisik, misalnya jogging, tennis ataupun berkebun.
Hindari pengobatan diri sendiri atau menghindarAlkohol dan obat-obatan dapat menyembunyikan stres. Namun tidak dapat membantu memecahkan masalah.
Tingkatkan ketahanan diri andaYang harus digarisbawahi dari manajemen stress adalah ?Saya membuat diri saya sendiri sedih?.
Cobalah untuk ?memanfaatkan? stressJika anda tidak dapat melawan apa yang mengganggu anda, dan anda tidak dapat menghindar darinya, berjalanlah seiring dengannya dan cobalah untuk memanfaatkannya secara produktif.
Cobalah untuk menjadi seseorang yang positif
Tanamkan pada diri anda bahwa anda dapat mengatasi segala sesuatu dengan baik daripada hanya memikirkan betapa buruknya segala sesuatu yang terjadi. ?Stress sebenarnya dapat membantu ingatan, terutama pada ingatan jangka pendek dan tidak terlalu kompleks. Stress dapat menyebabkan peningkatan glukosa yang menuju otak, yang memberikan energi lebih pada neuron. Hal ini, sebaliknya, meningkatkan pembentukan dan pengembalian ingatan. Di sisi lain, jika stress terjadi secara terus-menerus, dapat menghambat pengiriman glukosa dan mengganggu ingatan.? All Stress Up,
St. Paul Pioneer Press Dispatch, hal 8B, Senin, 30 November 1998.
Yang terpenting, jika stress menempatkan anda dalam keadaan yang tidak teratasi atau mengganggu kegiatan sekolah anda, kehidupan sosial ataupun kehidupan kerja, carilah bantuan ahli di pusat konseling sekolah anda.

Rabu, Juli 08, 2009

Lingkungan Membuat Kita Menjadi Besar
Lingkungan sebagai daya ungkit terbesar dalam membantuk kesuksesan kita. Karena dari lingkungan kita bisa membangun kepercayaan diri yang kuat untuk diri kita, dan karena lingkunganlah kita bisa menjadi seorang yang besar.
Seorang diva besar seperti Krisdayanti tidak akan menjadi besar jika lingkungannya tidak mendorong dirinya menjadi besar. Seorang bintang sepak bola David Beckham-pun tidak akan bisa melambung namanya jika lingkungannya tidak mendukung dia untuk tetap bertahan dalam posisi besar.
Dari sini bisa dikatakan sebuah lingkungan memiliki sebuah kekuatan besar untuk memotivasi seseorang bertindak lebih hebat daripada sebelumnya. Saya masih ingat ketika seorang pengusaha besar seperti om Liem bisa menjadi seorang yang sukses dan besar seperti saat ini.
Beliau tumbuh dari sebuah lingkungan yang keras dan merantau ke negri kita untuk mendapatkan hidup yang lebih baik. Dengan berbekal keinginan keras untuk tidak terjebak pada situasi dan lingkungan kemiskinan, beliau lantas mengupayakan sekuat tenaga untuk menjadi seorang yang besar dan hebat dalam dunia bisnis.
Itu dari dunia bisnis, dari dunia menulis kita punya sosok Andrea Hirata yang terpanggil hatinya untuk kembali mengangkat lingkungannya di masa lampau untuk bisa dikuak dalam sebuah novel. Dan pada akhirnya kita bisa membaca novel, bahkan menonton filmnya.
Semua rangkaian keberhasilannya karena memang mereka sadar lingkunganlah yang membuat mereka berhasil dan kuat seperti saat ini. Sekarang bagaimana dengan lingkungan kita? Apa yang salah dari lingkungan kita? Mengapa kita selalu mengeluh di lahirkan dalam lingkungan yang tepat?
Padahal jika kita mau meng-compare lingkungan kita dengan lingkungan mereka mungkin akan jauh lebih nyaman ketimbang mereka. Nah, kalau sudah begini apa yang salah dari diri kita?
Ada dua permasalahan mendasar ketika kita tidak berhasil seperti yang orang sukses rasakan. Masalah pertama adalah mengeluh, terlalu banyak mengeluh hanya akan membuat kita fokus pada kegagalan-kegagalan yang kita kerjakan, saking fokusnya terhadap kegagalan kita menjadi terlena dengan situasi menyalahkan orang lain dan melupakan tujuan besar kita.
Masalah kedua yang membuat kita tidak seperti mereka, karena kita tidak mau menjadikan lingkungan sebagai pelajaran kehidupan kita. Kita hanya menuntut lingkungan kita lebih baik daripada kemarin, tanpa berpikir bagaimana merubah itu menjadi baik. Jadi wajar saja bila kita tidak bisa maju seperti mereka.
Kalau sudah begini apa yang harus kita lakukan agar semua tujuan kita berhasil? Jawabnya hanya satu, “Berubah.”
Kita butuh sebuah perubahan yang mendasar, dan ini dimulai dari keputusan. Jadi sudah saatnya kita memutuskan, tetap dengan situasi yang ada atau berubah untuk mencapai kesuksesan yang kita inginkan….

Selasa, Juni 09, 2009

Jiwa Sebening Kristal

...........

Pribadi berjiwa kristal memiliki cara-cara yang membantu kita untuk melihat keindahan pada yang biasa, dan merasakan kehebatan dalam kewajaran.

Dia memampukan kita merayakan yang sederhana,
dan menginginkan yang telah kita miliki.

...........

PRIBADI YANG MEMPESONA
Kita tertarik kepada orang yang tertarik kepada kita.
Jika Anda ingin menjadi pribadi yang menarik bagi orang lain, jadilah pribadi yang tertarik kepada orang lain.

Kita terpesona oleh seseorang, bukan karena ia mampu melakukan tidak mampu kita lakukan, tetapi karena dia bersedia melakukan yang tidak kita lakukan.

...........

Jiwa sebening kristal adalah jiwa yang damai.

Kebijakan yang terbaik adalah kebijakan yang terlahir dari pengertian mengenai yang telah terjadi.
Hanya dengannya kita bisa menjadi pribadi yang damai.

Hati yang damai adalah wadah bagi semua pengertian.

Hanya permukaan air yang sangat tenang, yang mampu menggambarkan riak-riak pengertian yang disebabkan oleh butir pasir yang paling kecil - yang dijatuhkan sebagai berita yang mengeluarkan kita dari kesulitan, atau yang menunjukkan kita kepada jalan-jalan naik.

...........

Ujian dari semua kecantikan adalah gerakan.
Tidak banyak yang cantik akan tetap bertahan cantik jika ia bergerak.

Dengannya , yang tercantik adalah kecantikan yang dinamis, yaitu kecantikan yang bergerak dan menggerakkan.

Dan bahkan, tidak sedikit hal biasa yang melahirkan keindahan karena gerakannya.

...........

Bukan kebahagiaan yang membuat mu bersyukur.
Engkau berbahagia karena engkau bersyukur.

Syarat bagi pencapaian dari yang belum kita miliki, adalah mensyukuri yang telah kita miliki. Sehingga, jika Anda ingin mendapatkan yang belum Anda miliki, inginkanlah yang sudah Anda miliki.

...........

Marilah kita membantu orang lain untuk melihat keindahan pada semua yang ada, dan merasakan kehebatan dalam kewajaran.

Ajaklah mereka merayakan yang sederhana,
dan menginginkan yang telah mereka miliki.

Teladankanlah keberanian untuk hidup dengan sepenuhnya.

Teladankanlah kesetiaan kepada yang benar, lalu perhatikan apa yang terjadi.

(Mario Teguh)

Kemampuan untuk Menyesuaikan Diri

Roda kehidupan dan dunia usaha berputar dengan kecepatan dan kekuatan yang tidak teratur.

Dan untuk dapat tetap berdiri tegak didalam ketidak-teraturan, kita harus teratur dalam cara-cara penyesuaian dan pertumbuhan diri kita.

Ingatlah, pelawan dari ketidak teraturan adalah keteraturan.

Itu sebabnya, siapa pun yang ingin menjadikan dirinya pemilik dan pemimpin bagi kehidupannya sendiri, harus menteraturkan dirinya sendiri.

Lalu, pastikanlah bahwa keteraturan Anda berada dalam keterlibatan yang menghasilkan. Karena, kualitas hidup Anda berbanding lurus dengan kualitas dari keterlibatan Anda dalam pekerjaan-pekerjaan yang produktif.

Maka, janganlah hanya teratur dalam ketidak-teraturan.

Selalu waspadailah nilai dari keteraturan Anda.

(Mario Teguh)

Keputusan & Tindakan

Kualitas kehidupan kita ditentukan oleh yang kita putuskan atau yang tidak, dan oleh yang kita lakukan atau yang tidak.

Tidak ada orang yang terbebas dari keharusan untuk membuat keputusan dan bertindak yang baik baginya.

Jika kita tidak memutuskan dan bertindak yang baik, maka kesulitan-lah yang akan dihadirkan didalam kehidupan kita.

Tetapi janganlah terlalu mengeluh, karena kesulitan adalah pemberitahuan akan adanya keharusan untuk memperbaiki keputusan dan tindakan.

Jika kesulitan yang sama itu, berulang; maka itu adalah tanda bahwa kita belum memperbaiki keputusan dan tindakan kita.

Sehingga sebetulnya, seseorang yang hidup lama dalam kesulitan, adalah orang yang lama bertahan dengan keputusan dan tindakan yang sama.

Kapankah terakhir kali Anda membuat keputusan yang baru?

Kapankah terakhir kali Anda melakukan sesuatu yang baru?

Apakah semua yang Anda putuskan dan lakukan adalah hal-hal lama yang Anda bawa ke masa-masa yang baru?

Maka, putuskanlah yang baik bagi Anda.

Jika Anda tidak baik bagi diri Anda sendiri, Anda tidak mungkin bisa menjadi baik bagi orang lain.

Dan lakukanlah yang baik bagi orang lain, karena itulah yang menjadikan Anda berlaku baik bagi diri sendiri.

Mario Teguh berceloteh..

WE ARE THE WORLD, Kitalah dunia itu. Kitalah anak-anak kehidupan.
Lagu Tema: We Are The World – Michael Jackson and various artists
...........

Seharusnya ada suatu waktu di mana kita mendengarkan panggilan yang penting bagi kemanusiaan, sehingga kita mengesampingkan kepentingan pribadi dan kelompok, dan memajukan yang memuliakan bangsa.

...........

Tidak ada yang tidak bisa kita lakukan jika kita semua berlaku seperti satu.

Dan perhatikanlah, bahwa

Bencana yang paling berbahaya adalah pelemahan kualitas kehidupan orang banyak yang kita terima sebagai sesuatu yang biasa.

...........

Marilah kita kirimkan hati kita, agar saudara kita meyakini masih ada yang mengasihi mereka.

Karena sebetulnya,

Kita tidak mungkin menolong orang lain tanpa menolong diri kita sendiri. Maka, sebabkanlah hal-hal baik, dan Anda akan dibahagiakan dengan akibat-akibat baik.

Janganlah menunggu dunia menjadi baik.
Kitalah dunia itu.
Marilah kita berdiri bersama, bergandengan tangan, dan menjadikan kehidupan kita indah dan membahagiakan.
Kitalah anak-anak kehidupan.
Marilah kita indahkan kehidupan kita.
Marilah kita indahkan Indonesia.

...........

Jadikanlah diri Anda pemandangan indah pertama yang dilihat oleh orang lain.

Karena sadarilah ini, bahwa

Wajah yang tersenyum adalah pintu menuju dunia yang lebih indah.

Dan,

Dunia yang lebih baik bagi kita, bagi Anda dan saya, adalah dunia yang diisi dengan kasih sayang.

Marilah kita jadikan hari ini hari yang lebih baik
dengan menggembirakan setidaknya satu jiwa di sekitar kita.
Tersenyumlah, berjabat-tanganlah,
berpelukanlah, katakan sesuatu yang baik,
berbagilah, bersaudaralah,
jadikanlah diri kita berkat yang membahagiakan sesama.
Marilah kita menjadikan Indonesia tanah air yang membahagiakan.

...........

Berdamailah dengan keadaan mu,
karena apa pun keadaan mu sekarang
adalah keadaan dari mana engkau
akan mencapai semua kecemerlangan mu.

Bila masalah-masalah mu besar dan berat, hadapkanlah wajah senyum mu kepada Yang Memiliki Matahari yang tenggelam – dan berterima-kasihlah atas penghormatan yang kau terima; bahwa Tuhan telah mempercayakan penyelesaian dari masalah-masalah yang hanya bisa diselesaikan oleh pribadi terkasih sebesar engkau.

Marilah kita bersama berdoa
Dengan setulus-tulusnya hati

Agar Tuhan memberikan kekuatan dan kebijakan kepada kita,
supaya keberhasilan-keberhasilan kita dalam kehidupan ini
adalah memajukan yang penting bagi kedamaian,
mempertahankan yang benar,
membela yang lemah,
dan menyiapkan negeri yang indah bagi anak-anak kita.

Amin

...........

Marilah kita berpikir dengan seindah-indahnya pikiran,
Dalam seindah-indahnya perasaan,
Dan marilah kita bekerja dan bersaudara
dalam seindah-indahnya pekerti,

Lalu marilah kita bersama
memperhatikan … apa yang terjadi,

… perhatikan apa yang terjadi.

Minggu, Juni 07, 2009

Kata-kata Bijak untukmu..

Bertutur dengan kata yang baik, berpikirlah dengan
niat yang baik dan melakukan perbuatan baik.
Memaafkan orang lain berarti berlaku baik pada diri
sendiri.

Kesuksesan adalah pengoptimalan suatu kelebihan,
kegagalan adalah akumulasi dari segala kekurangan.

Jangan menganggap remeh diri sendiri, karena setiap
orang memiliki kemungkinan yang tak terhingga.

Ilmu pengetahuan harus dipahami dengan
sungguh-sungguh, baru bisa menjadi kebijaksanaan dalam
diri sendiri.

Kasih sayang tidak dapat dengan memohon pada orang
lain, melainkan diperoleh dari sumbangsih yang
diberikan.

Musuh terbesar kita bukanlah orang lain, melainkan
diri kita sendiri.

Hendaknya bersaing untuk menjadi siapa yang lebih
dicintai, bukan siapa yang lebih ditakuti.

Menyia-nyiakan waktu setiap hari adalah pemborosan
hidup, bekerja penuh semangat dan menjadi orang yang
berguna adalah membangun kehidupan kita sendiri.

Orang yang selalu mencari-cari alasan bagi
kegagalannya, tidak akan memperoleh kemajuan untuk
selamanya.

Rumput tidak akan mudah tumbuh dilahan yang
ditanami sayur-sayuran. Hati tidak mudah timbul
kebencian bila dipenuhi rasa persahabatan.

Berapa banyak kewajiban yang telah anda penuhi,
sebanyak itu pula kemampuan yang akan diperoleh.

Kegembiraan seseorang tidak didasarkan dari berapa
banyak yang dimilikinya, namun karena sedikit sekali
berhitungan dengan orang lain.

Sebelum mengkritik orang lain, pikirkan dahulu
apakah kita sendiri telah sempurna dan bebas dari
kesalahan.

Kesuksesan yang paling besar dalam hidup adalah
bisa bangkit kembali dari kegagalan.

Ucapan yang baik, bagai bunga teratai yang keluar
dari mulut; Ucapan yang buruk, seperti bisa ular yang
disemburkan dari mulut.

Ada dua hal yang tidak bisa ditunda dalam
kehidupan: berbakti pada orang tua dan melakukan
kebajikan.

Moralitas adalah sebuah pelita dalam peningkatan
kepribadian, tidak seharusnya merupakan cambuk
penghukum bagi orang lain.

Menghargai dan merasa senang atas keberhasilan
orang lain berarti meningkatkan harkat diri sendiri.

Selalu berbaik hati selalu memperoleh hari-hari
yang baik.

Memberi maaf dan berbicara dengan ramah meskipun
kita berada dipihak yang benar.

Menerima kebajikan sekecil apapun harus dibalas
sebesar-besarnya.

Hendaknya kita menyadari, mensyukuri, dan membalas
budi orang tua.

Tetesan air dapat membentuk sebuah sungai,
kumpulan butiran beras bisa memenuhi lumbung. Jangan
meremehkan hati nurani sendiri, jangan pernah berpikir
untuk tidak melakukannya walau perbuatan itu sangat
kecil.

Sedikit berbicara lebih baik daripada banyak
bebicara, akan lebih baik lagi jika hanya membicarakan
hal yang baik-baik saja.

Orang yang bijaksana baru mampu membedakan yang
baik dan yang buruk, yang benar dan yang sesat; Orang
yang rendah hati baru bisa membangun kehidupan yang
indah sempurna.

Di dalam kehidupan, kita tidak selalu berada dalam
kondisi yang baik-baik saja, namun bagi yang pernah
mengalami cobaan dan berhasil mengatasinya, akan
sangat mudah menghadapi kondisi yang sesulit apapun.

Permasalah sukar dan sulit diputuskan dalam hidup
adalah suatu cobaan.

Kasih sayang yang sesungguhnya adalah menjaga
kondisi hati kita dengan sebaik-baiknya.

Mampu bertoleransi dan lebih mengasihi orang lain,
kita akan hidup dengan sangat gembira.

Mampu menyumbangkan cinta kasih adalah suatu
keberkahan. Mampu menghapus kerisauan adalah sifat
yang bijaksana.

Anggaplah segala permasalahan sebagai pelajaran
dan pujian sebagai peringatan untuk mawas diri.

Memperbaiki prilaku sendiri adalah untuk menolong
diri sendiri, mampu mempengaruhi orang untuk berbuat
baik adalah untuk menolong orang.

Yang mencelakai diri sendiri tidak lain adalah
kemarahan yang tidak pada tempatnya.

Orang yang dapat memanfaatkan waktunya dengan
baik, pasti bisa menguasai arah tujuan yang ingin
dicapai.

Lakukanlah menurut kemampuan yang ada, jangan
berniat untuk menunda, ada kemungkinan anda tidak
mendapatkan apa apa.

Yang terindah di langit adalah bintang-bintang
bergemerlapan, sedangkan yang terindah dalam hidup
adalah kehangatan kasih sayang.

Orang yang berbudi sifatnya bagaikan air yang
dapat menyesuaikan diri dalam berbagai bejana, hidup
dalam kondisi bebas leluasa.

Padi yang berisi akan semakin merunduk; Seseorang
yang sukses semakin rendah hati.

Berhenti di tengah perjalanan akan lebih sulit dan
terasa lebih melelahkan daripada terus berjalan hingga
sampai ke tujuan.

Di kala memiliki, harus selalu mengenang
penderitaan di saat tak punya; dalam cuaca baik harus
mempersiapkan persediaan di musim hujan.

Alam semesta ada batasnya, kekuatan tekad kita ak
terhingga. Mudah mengikrarkan sebuah tekad, tapi sulit
melaksanakannya.

Perbuatan baik hendaknya bisa dioptimalkan,
permasalahan harus ditinggalkan. Mensukseskan orang
lain berarti mensukseskan diri sendiri.

Lebih baik bekerja keras dan benar-benar
melakukannya daripada berkemampuan tapi tidak
melakukannya sama sekali.

Orang harus menyayangi diri sendiri baru dapat
mencintai semua orang di dunia.

Dalam mengatasi berbagai masalah hendaknya
berhati-hati, cermat, namun jangan berpikiran sempit.

Jangan merasa khawatir pada banyaknya masalah,
yang dikhawatirkan adalah masalah yang dicari-cari.

Ikrar harus luhur, tekad harus kokoh, kepribadian
harus lemah lembut, dan hati harus cermat.

Berikrar dalam hati dan tidak pernah menyatakan
dalam tindakan, sama halnya seperti bertani tanpa
menebar bibit, hanya menyia-nyiakan sebuah jalinan
jodoh.

Orang berbudi berketetapan hati menggapai
cita-citanya, orang yang picik hanya memiliki
cita-cita dan tidak pernah berusaha.

NOTE :
Taken From : Kata – Kata Mutiara dari Master Shih Cheng Yen

Jumat, Juni 05, 2009

Mungkin cara termudah untuk membedakan apakah seseorang berjiwa pemilik bisnis, karyawan atau berjiwa penjual/salesman adalah dari pemahamannya tentang mana lebih penting Produk atau Sistem. Teori ini saya dapatkan dari buku karangan Robert T Kiyosaki berjudul The Cashflow Quadrant: Panduan Ayah Kaya Menuju Kebebasan Finansial. Menurut Robert, seorang penjual atau salesman membutuhkan produk yang bagus untuk dijual sehingga ia selalu menganggap produk adalah yang terpenting. Sedangkan pemilik bisnis lebih mementingkan sistem yang baik walaupun tidak mengesampingkan faktor produk yang baik.

Anda pasti mengenal brand / franchise terkenal seperti KFC, Dunkin Donuts, MacDonald atau mungkin Anda pernah makan di resto atau cafe yang setiap pegawainya tersenyum dan menyapa Anda ketika Anda lewat. Anda mungkin tertarik dengan keramahan mereka, kemudian Anda diantar dan dipersilahkan duduk di ruangan yang nyaman. Kemudian Anda disuguhi daftar makan dan memesan beberapa makanan yang bernama kebarat-baratan. Mungkin setelah Anda makan Anda berpikir bahwa makanan seperti ini bisa Anda dapatkan di warung makan biasa dengan rasa lebih enak dan tentunya harga lebih murah. Namun mengapa resto atau cafe tersebut masih bisa bertahan dan meningkatkan labanya?

Saya yakin ada banyak orang yang bisa membuat ayam goreng lebih lezat dari KFC, atau bisa membuat donut lebih empuk dan enak daripada Dunkin Donuts, tetapi mengapa sampai sekarang tidak banyak yang bisa menjadi kompetitor serius bagi mereka? bahkan semakin banyak saja Investor yang membeli franchise mereka. Ini dikarenakan ada perbedaan diantara produk dan sistem.

Kita juga pasti sering melihat beberapa produk bagus yang baru beredar namun dalam hitungan waktu menghilang. Ada banyak MLM baru juga dengan produk yang bagus tapi tidak ditunjang dengan sistem yang baik lenyap ditelan waktu. Atau ada karyawan dari sebuah perusahaan sukses, keluar dari perusahaan itu dan mendirikan perusahaan karena yakin bisa memproduksi produk yang lebih bagus dari perusahaan tersebut, namun dalam hitungan tahun bisnisnya menurun dan akhirnya tutup. Walaupun banyak yang berhasil di tahun-tahun awal berdiri, namun akhirnya kewalahan ketika bisnisnya menanjak.

Ada 4 kuadran penghasilan seperti sering diucapkan oleh Robert T Kiyosaki, yaitu Karyawan (Employee), Pemilik Bisnis kecil (Self-Employeed), Pemilik Bisnis Besar (Business Owner), dan Investor. Karyawan sangat bergantung dengan kuadran B (Business Owner), jika perusahaan bangkrut maka karyawan adalah pihak yang tidak aman. Walaupun banyak yang menganggap menjadi karyawan adalah profesi yang aman karena selalu mendapatkan penghasilan tiap bulannya. Perhatikan saja saat ini, begitu banyak PHK yang terjadi karena krisis. Perusahaan bisa saja membekukan usahanya di saat krisis dan membuka lagi ketika situasi sudah membaik. Toh pemilik bisnis sudah memiliki kekayaan yang cukup untuk bertahan di saat krisis.

Kuadran S ( Self-Employeed ) diisi oleh tenaga ahli yang melakukan usaha sendiri, seperti designer, tukang cukur, salon, penjual toko kelontong, dokter praktek di rumah, atau tenaga ahli lainnya. Hasil memang lebih besar, namun perlu diingat kita memiliki batas dalam fisik. Jika sampai usia tua kita menjalankan pekerjaan sendiri maka bisa dipastikan kesehatan Anda akan cepat memburuk dan kemungkinan waktu untuk keluarga akan berkurang karena kita sibuk di bisnis tersebut.

Kuadran B (Business Owner) adalah pemilik bisnis yang tangguh. Saya sebut tangguh karena telah membangun sistem yang baik dan mempekerjaan orang-orang pintar. Hampir tidak ada campur tangan dari B dalam bisnisnya karena perusahaannya sudah berjalan dengan sendirinya sesuai sistem yang dibangunnya. Semua urusan kantor dan client diurus oleh manajernya. Ia bahkan bisa meninggalkan perusahaannya beberapa saat dan di saat kembali menemukan perusahaannya tetap berjalan dan bahkan lebih baik.

Kuadran Investor adalah orang yang memiliki modal yang besar dan mampu berinvestasi dengan uang tersebut untuk menghasilkan lebih banyak uang lagi. Seringkali Investor membeli sistem dari Kuadran B karena mereka malas membangun sistem dari awal. Membeli sistem dari kuadran B lebih dikenal dengan nama membeli franchise, contohnya KFC dan MacDonald. Jika Anda punya uang lebih maka Anda bisa membeli sistem mereka dan semua itu sudah berjalan tanpa campur tangan Anda.

Jadi disini sistem lebih penting daripada produk. Jika Anda tidak percaya bahwa jika Anda bisa membuat ayam goreng atau donut yang lebih lezat maka Anda bisa mengalahkan mereka, coba jawab dulu pertanyaan ini:

  • Apakah Anda memiliki sistem untuk menstandarkan rasa di seluruh depot Anda?
  • Apakah Anda bisa mendistribusikan ribuan kilo bahan pembuat donut ke seluruh depot Anda?
  • Apakah Anda memiliki sistem untuk pemasaran?
  • Apakah Anda memiliki karyawan yang tangguh?
  • Apakah Anda bisa membuat depot Anda seragam baik dari interior, seragam pegawai maupun salam khas selamat datang dan terima kasih?
  • mungkin pertanyaan paling penting, Apakah Anda masih perlu untuk terlibat penuh dengan usaha Anda?

Masih banyak pertanyaan lain yang bisa saya ajukan seperti apakah Anda memiliki planning atau rencana untuk mengembangkan usaha Anda. Namun saya kira pertanyaan di atas sudah cukup menjelaskan pentingnya sebuah sistem jika Anda ingin bisnis Anda berkembang dan sukses.

Jadi jika Anda ingin terjun ke bisnis atau mendirikan sebuah usaha, maka hal pertama yang perlu Anda perhatikan adalah sistem bisnis tersebut. Ketika sistem itu berjalan dengan baik maka campur tangan Anda akan semakin sedikit dan akhirnya Anda bisa melakukan aktifitas lain bersama keluarga atau mendirikan usaha lain. Produk memang penting tapi pikirkan dahulu sistemnya.

Untuk membangun bisnis besar memang diperlukan sistem dan produk yang baik. Coba pelajari ilmu bisnis seperti yang diajarkan bagi lulusan MBA atau jika punya uang lebih Anda bisa membeli sistem franchise dan mempelajarinya. Karena sistem mereka sudah direncanakan dan diuji dengan baik. Saran Robert T Kiyosaki adalah mengikuti MLM yang baik, karena dengan modal yang relatif kecil Anda bisa belajar tentang bisnis besar. MLM yang baik akan membantu anggotanya dalam mengembangkan jaringannya.

Semoga artikel ini bermanfaat.

Catatan : untuk lebih jelasnya silahkan baca buku karangan Robert T Kiyosaki berjudul The Cashflow Quadrant: Panduan Ayah Kaya Menuju Kebebasan Finansial.

AddThis

Mencapai Potensi Hidup Maksimal

Setiap orang mendambakan masa depan yang lebih baik ; kesuksesan dalam karir,
rumah tangga dan hubungan sosial, namun seringkali kita terbentur oleh berbagai
kendala. Dan kendala terbesar justru ada pada diri kita sendiri.
Melalui karyanya, Joel Osteen menantang kita untuk keluar dari pola pikir yang
sempit dan mulai berpikir dengan paradigma yang baru.

Ada 7 langkah agar kita mencapai potensi hidup yang maksimal :

* Langkah pertama adalah perluas wawasan. Anda harus memandang kehidupan ini
dengan mata iman, pandanglah dirimu sedang melesat ke level yang lebih tinggi.
Anda harus memiliki gambaran mental yang jelas tentang apa yang akan Anda raih.
Gambaran ini harus menjadi bagian dari dirimu, didalam benakmu, dalam percakapanmu,
meresap ke pikiran alam bawah sadarmu, dalam perbuatanmu dan dalam setiap
aspek kehidupanmu.

* Langkah ke dua adalah mengembangkan gambar diri yang sehat. Itu artinya Anda harus
melandasi gambar dirimu diatas apa yang Tuhan katakan tentang Anda.
Keberhasilanmu meraih tujuan sangat tergantung pada bagaimana Anda memandang
dirimu sendiri dan apa yang Anda rasakan tentang dirimu. Sebab hal itu akan menentukan
tingkat kepercayaan diri Anda dalam bertindak. Fakta menyatakan bahwa Anda tidak akan
pernah melesat lebih tinggi dari apa yang Anda bayangkan mengenai dirimu sendiri

* Langkah ke tiga adalah temukan kekuatan dibalik pikiran dan perkataanmu.
Target utama serangan musuh adalah pikiranmu. Ia tahu sekiranya ia
berhasil mengendalikan dan memanipulasi apa yang Anda pikirkan, maka ia
akan berhasil mengendalikan dan memanipulasi seluruh kehidupanmu.
Pikiran menentukan prilaku, sikap dan gambar diri. Pikiran menentukan tujuan.
Alkitab memperingatkan kita untuk senantiasa menjaga pikiran.

* Langkah ke empat adalah lepaskan masa lalu, biarkanlah ia pergi...
Anda mungkin saja telah kehilangan segala yang tidak seorangpun patut mengalaminya
dalam hidup ini. Jika Anda ingin hidup berkemenangan , Anda tidak boleh memakai
trauma masa lalu sebagai dalih untuk membuat pilihan-pilihan yang buruk saat ini.
Anda harus berani tidak menjadikan masa lalu sebagai alasan atas sikap burukmu
selama ini, atau membenarkan tindakanmu untuk tidak mengampuni seseorang.

* Langkah ke lima adalah temukan kekuatan di dalam keadaan yang paling buruk sekalipun
Kita harus bersikap :" Saya boleh saja terjatuh beberapa kali dalam hidup ini, tetapi
tetapi saya tidak akan terus tinggal dibawah sana." Kita semua menghadapi
tantangan dalam hidup ini . KIta semua pasti mengalami hal-hal yang datang
menyerang kita. Kita boleh saja dijatuhkan dari luar, tetapi kunci untuk hidup
berkemenangan adalah belajar bagaimana untuk bangkit lagi dari dalam.


* Langkah ke enam adalah memberi dengan sukacita. Salah satu tantangan terbesar
yang kita hadapi adalah godaan untuk hidup mementingkan diri sendiri.
Sebab kita tahu bahwa Tuhan memang menginginkan yang terbaik buat kita,
Ia ingin kita makmur, menikmati kemurahanNya dan banyak lagi yang Ia sediakan buat kita,
namun kadang kita lupa dan terjebak dalam prilaku mementingkan diri sendiri.
Sesungguhnya kita akan mengalami lebih banyak sukacita dari yang pernah dibayangkan
apabila kita mau berbagi hidup dengan orang lain.

* Langkah ke tujuh adalah memilih untuk berbahagia hari ini. Anda tidak harus menunggu
sampai semua persoalanmu terselesaikan. Anda tidak harus menunda kebahagiaan
sampai Anda mencapai semua sasaranmu. Tuhan ingin Anda berbahagia apapun kondisimu,
sekarang juga !



( Dikutip dari : Mencapai potensi hidup yang maksimal by Joel Osteen)

Senin, Mei 25, 2009

7 Langkah motivasi diri

1. Ciptakan Hasrat - Lihat imbalan dari usaha Anda secara jelas. Cara ini memberikan banyak motivasi untuk membuat rencana Anda cepat terwujud. Bayangkan rumah impian Anda setiap hari, dan ini akan memberikan Anda dorongan untuk menjadikannya nyata.

2. Ciptakan Rasa Sakit - Dalam program Neuro-Linguistic mereka mengajarkan pada Anda untuk menghubungkan rasa sakit dengan tidak melakukan tindakan. Gambaran kekasih Anda keluar dengan orang lain, saat Anda menyaksikan itu dengan diam-diam, hal itu mungkin membuat Anda termotivasi membicarakan hal-hal yang Anda hindari dengan pasangan Anda.

3. Bicarakan Rencana Anda - Bicaralah pada pasangan Anda tentang rencana Anda, atau tuliskan dalam selembar kertas apa yang akan Anda lakukan lalu tempelkan di kulkas.

4. Miliki Sebuah Ketertarikan yang Nyata - Jika tak ada ketertarikan sama sekali Anda mungkin perlu melakukan sesuatu, untuk itu buat sebuah tujuan besar dalam pikiran Anda.

5. Miliki Energi - Kafein akan memberikan rasa sehat untuk sesaat, tapi dalam satu atau lain cara, Anda membutuhkan energi lebih sebagai motivasi untuk setiap hari, misalnya dengan olah raga atau tidur cukup.

6. Ciptakan Keseimbangan Mental - Sangat sulit untuk menemukan motivasi jika Anda dalam keadaan tertekan. Hilangkan beberapa perasaan negatif Anda, atau pada akhirnya pilih kerjakan pekerjaan penting saat Anda dalam mood yang bagus.

7. Ambil Sebuah Langkah Kecil - Lakukan pengumpulan untuk satu tas besar daun-daun di halaman. Dan denagn segera Anda akan membersihkan halaman. Setiap sebuah langkah kecil yang Anda ambil untuk mencapi tujuan akan memberikan motivasi pada Anda setiap hari. (buzz/erl)

Minggu, Mei 24, 2009

wonderful of smile

Para pakar kejiwaan memandang pikiran sebagai faktor terpenting bagi kehidupan manusia. Hampir semua sistem kehidupan kita, gerak tubuh, suasana hati, bahkan hidup kita, dikontrol oleh pikiran. Ketika kita melihat pacar atau pasangan kita berjalan di depan kita, pikiran kita mungkin akan memerintahkan mulut kita untuk menegurnya, menyuruh kaki kita mempercepat langkah, atau meminta kita untuk tidak melakukan apa-apa.

Demikian pula halnya dengan perasaan kita, dengan informasi yang terkumpul di otak, pikiran memberikan perintah-perintah khusus kepada “hati” untuk menentukan suasana yang diinginkan. Umpamanya, suatu hari kita ditinggal kekasih, pikiran kita akan memilih informasi-informasi yang berhubungan dengan kehidupan cinta kita dengannya, yang terekam oleh otak. Katakanlah pikiran kita memilih informasi yang berhubungan dengan hal-hal indah, yang pernah kita alami bersamanya. Pikiran kita akan mengolahnya dan menghasilkan instruksi, umpamanya, kita menyesal dan sedih karena semua keindahan itu harus berakhir.

Instruksi akan diteruskan ke “hati” melalui perangkat psikologis kita, dan perasaan kita pun menjadi sedih. Sebaliknya, apabila pikiran kita memilih informasi-informasi yang berhubungan dengan hal-hal menyebalkan dari si dia, umpamanya hidung peseknya, kebiasaan buruknya, atau kesukaannya berutang, pikiran kita akan mengolahnya menjadi instruksi bahwa kita senang dan bahagia karena mimpi buruk itu telah berakhir. Hati kita pun senang karenanya.

Faktual dan sensitif

Bila pengaruh pikiran sangat kuat terhadap perasaan kita, berarti kita orang faktual, orang yang selalu bertindak atau bersikap berdasarkan fakta. Tetapi bila pengaruh pikiran sangat lemah terhadap perasaan kita, maka kita termasuk orang sensitif.

Orang faktual biasanya lebih mampu mengendalikan perasaan. Soalnya, pikirannya mampu mengolah fakta-fakta yang terekam di otak secara lebih mendetil sebelum dimasukkan ke “hati”. Sebaliknya, orang sensitif akan cenderung emosional, karena biasanya pada saat merespons realitas yang tengah dihadapi, pikirannya tidak mengolah kembali fakta-fakta yang terekam di otak, akan tetapi langsung memasukkannya ke dalam “hati” apa adanya. Ia mengolah informasi dengan perasaannya.

Untuk memperjelas, ambilah contoh seseorang tanpa sengaja melihat kekasihnya tengah duduk berdua dengan orang lain yang berlainan jenis kelamin dan tidak ia kenal. Bila dia orang sensitif, otaknya merekam semua kejadian yang dilihatnya. Pikirannya tidak mengolah melainkan langsung meneruskannya ke dalam “hati” untuk diolah. Karena “hati”-nya yang mengolah, ia mungkin segera mendatangi mereka dan tanpa babibu langsung melayangkan bogem mentah.

Sebaliknya, bila ia seorang faktual, kejadian-kejadian tadi direkam di otaknya, diolah terlebih dahulu oleh pikiran sebelum diteruskan ke “hati”. Pikirannya akan membuat pertimbangan-pertimbangan yang diperlukan. Bila kekurangan data, maka ia akan menghasilkan kemungkinan-kemungkinan lain. Misalnya, kemungkinan orang lain itu adalah saudara atau sahabat kekasihnya. Atau mungkin pula teman selingkuh kekasihnya. Kemungkinan-kemungkinan itu kemudian diteruskan ke “hati” sebagai perasaan ingin tahu. Karena pertimbangan pikiran inilah ia mungkin akan mendekatinya untuk mencari tahu hal sebenarnya, ketimbang langsung menghakimi.

Proses itulah yang menyebabkan orang faktual cenderung tenang, penuh perhitungan, dan mampu mengendalikan diri. Sebaliknya, orang sensitif cenderung cepat gelisah, tergesa-gesa dalam mengambil kesimpulan, tidak sabar, dan sukar mengendalikan diri.

Persepsikan kenyataan secara positif

Dengan pengoptimalan pikiran, kita dapat mengendalikan perasaan dan juga kehidupan ke arah yang kita inginkan. Dengan pikiran kita dapat mengubah perasaan sedih menjadi perasaan senang, takut menjadi berani, minder menjadi percaya diri, pesimis menjadi optimis, atau bosan menjadi penuh gairah. Maka tidak salah bila seorang filsuf, Marcus Aurelius, memiliki pandangan bahwa “Hidup kita ditentukan oleh pikiran”.

Kalau berpikir tentang hal-hal menyenangkan, maka kita akan menjadi senang. Jika memikirkan hal-hal menyedihkan, kita akan sedih. Begitu pula bila berpikir soal hal-hal menakutkan kita akan menjadi takut.

Rasanya memang sulit dipercaya. Namun, itulah adanya. Stanley R. Welty, Presiden Wooster Brush Company, berpendapat, “Pada saat keluar rumah di pagi hari, kita sendirilah yang menentukan apakah hari itu akan jadi baik atau buruk, karena tergantung bagaimana kita menjalankan pikiran kita. Dapat tidaknya kita menikmati hari itu sangat tergantung pada cara kita berpikir.”

Kalau merasa kantung kita menipis, lalu mengeluh seakan-akan kita orang paling sial, bisa jadi hari itu menjadi hari paling membosankan. Tapi bila kita bangun pagi, memandang keluar jendela dan melihat bagaimana burung-burung bersiul menyambut pagi sambil merasakan kesejukan embun, tanpa mempedulikan kantung yang semakin kempis, mungkin kita akan mendapati hari itu sebagai hari baik. Bagaimana pun cuaca hari itu, bagaimana pun beratnya masalah yang dipikul hari itu, pikiranlah yang menentukan kehidupan kita. Yang kita pikirkan ketika itu, itulah hidup kita.

Yang bisa dilakukan adalah mengendalikan pikiran. Jangan biarkan pikiran kita membuat perasaan menjadi tidak enak. Senantiasa persepsikan kenyataan secara positif.

“Bila perlu berusahalah tersenyum dalam menghadapi situasi sesulit apa pun. Ada saat-saat di mana kita harus pasrah dan tertawa. Humor dalam hidup ini sangat penting. Jangan lupa bahwa hal-hal sederhana ini dapat membantu Anda mempertahankan perspektif,” kata Dale Carnegie, pendiri Dale Carnegie & Associates.

Bila dalam kesedihan kita mencoba tersenyum, sebenarnya kita tengah mencoba melepaskan diri dari perasaan sedih itu. Saat itu kita tengah menetralkan perasaan negatif di dalam diri. Hal ini sangat baik dan bisa membantu agar kita tidak terlalu larut dalam duka.

Demikian pula ketika tengah dihadapkan pada masalah-masalah berat, senyum kita sedikit banyak akan membantu melepaskan ketegangan. Selanjutnya, biarkan diri relaks, pandang kenyataan di hadapan kita secara positif, karena dengan begitu kita bisa mengambil hikmah dari apa yang tengah dihadapi. Lalu pikirkan hal-hal yang dapat mengembalikan kegembiraan kita.

“Kalau ada masalah, relakslah. Santai saja. Pikirkan saja apa yang akan Anda lakukan selanjutnya, dan apa tindakan Anda untuk itu,” kata Welty.

Memang, ada banyak hal yang menyakitkan, yang membuat kita cemas atau kesal. Namun jangan larutkan diri di dalamnya. Jangan biarkan masalah apa pun membuat kita patah semangat. Berpikirlah pada hal-hal positif yang bisa dilakukan. Biarkan semua masalah berlalu tanpa meninggalkan luka fatal.

Dengan begitu kita akan menjadi orang tangguh yang tak mudah jatuh. Pikiran kita menjadi terbiasa untuk selalu positif, dan kita akan lebih mudah mencapai cita-cita. Bukan cuma itu, pikiran positif serta kepercayaan diri kita akan menarik orang lain bergabung dengan kita. Mereka tidak akan membiarkan kita berjalan sendiri menghadapi semua masalah. Malah dengan senang hati akan menemani dan membantu kita melewati semua kesulitan. Dan yang lebih penting, hidup kita akan menjadi lebih menyenangkan

making good people

Para pakar kejiwaan memandang pikiran sebagai faktor terpenting bagi kehidupan manusia. Hampir semua sistem kehidupan kita, gerak tubuh, suasana hati, bahkan hidup kita, dikontrol oleh pikiran. Ketika kita melihat pacar atau pasangan kita berjalan di depan kita, pikiran kita mungkin akan memerintahkan mulut kita untuk menegurnya, menyuruh kaki kita mempercepat langkah, atau meminta kita untuk tidak melakukan apa-apa.

Demikian pula halnya dengan perasaan kita, dengan informasi yang terkumpul di otak, pikiran memberikan perintah-perintah khusus kepada "hati" untuk menentukan suasana yang diinginkan. Umpamanya, suatu hari kita ditinggal kekasih, pikiran kita akan memilih informasi-informasi yang berhubungan dengan kehidupan cinta kita dengannya, yang terekam oleh otak. Katakanlah pikiran kita memilih informasi yang berhubungan dengan hal-hal indah, yang pernah kita alami bersamanya. Pikiran kita akan mengolahnya dan menghasilkan instruksi, umpamanya, kita menyesal dan sedih karena semua keindahan itu harus berakhir.

Instruksi akan diteruskan ke "hati" melalui perangkat psikologis kita, dan perasaan kita pun menjadi sedih. Sebaliknya, apabila pikiran kita memilih informasi-informasi yang berhubungan dengan hal-hal menyebalkan dari si dia, umpamanya hidung peseknya, kebiasaan buruknya, atau kesukaannya berutang, pikiran kita akan mengolahnya menjadi instruksi bahwa kita senang dan bahagia karena mimpi buruk itu telah berakhir. Hati kita pun senang karenanya.

Faktual dan sensitif

Bila pengaruh pikiran sangat kuat terhadap perasaan kita, berarti kita orang faktual, orang yang selalu bertindak atau bersikap berdasarkan fakta. Tetapi bila pengaruh pikiran sangat lemah terhadap perasaan kita, maka kita termasuk orang sensitif.

Orang faktual biasanya lebih mampu mengendalikan perasaan. Soalnya, pikirannya mampu mengolah fakta-fakta yang terekam di otak secara lebih mendetil sebelum dimasukkan ke "hati". Sebaliknya, orang sensitif akan cenderung emosional, karena biasanya pada saat merespons realitas yang tengah dihadapi, pikirannya tidak mengolah kembali fakta-fakta yang terekam di otak, akan tetapi langsung memasukkannya ke dalam "hati" apa adanya. Ia mengolah informasi dengan perasaannya.

Untuk memperjelas, ambilah contoh seseorang tanpa sengaja melihat kekasihnya tengah duduk berdua dengan orang lain yang berlainan jenis kelamin dan tidak ia kenal. Bila dia orang sensitif, otaknya merekam semua kejadian yang dilihatnya. Pikirannya tidak mengolah melainkan langsung meneruskannya ke dalam "hati" untuk diolah. Karena "hati"-nya yang mengolah, ia mungkin segera mendatangi mereka dan tanpa babibu langsung melayangkan bogem mentah.

Sebaliknya, bila ia seorang faktual, kejadian-kejadian tadi direkam di otaknya, diolah terlebih dahulu oleh pikiran sebelum diteruskan ke "hati". Pikirannya akan membuat pertimbangan-pertimbangan yang diperlukan. Bila kekurangan data, maka ia akan menghasilkan kemungkinan-kemungkinan lain. Misalnya, kemungkinan orang lain itu adalah saudara atau sahabat kekasihnya. Atau mungkin pula teman selingkuh kekasihnya. Kemungkinan-kemungkinan itu kemudian diteruskan ke "hati" sebagai perasaan ingin tahu. Karena pertimbangan pikiran inilah ia mungkin akan mendekatinya untuk mencari tahu hal sebenarnya, ketimbang langsung menghakimi.

Proses itulah yang menyebabkan orang faktual cenderung tenang, penuh perhitungan, dan mampu mengendalikan diri. Sebaliknya, orang sensitif cenderung cepat gelisah, tergesa-gesa dalam mengambil kesimpulan, tidak sabar, dan sukar mengendalikan diri.

Persepsikan kenyataan secara positif

Dengan pengoptimalan pikiran, kita dapat mengendalikan perasaan dan juga kehidupan ke arah yang kita inginkan. Dengan pikiran kita dapat mengubah perasaan sedih menjadi perasaan senang, takut menjadi berani, minder menjadi percaya diri, pesimis menjadi optimis, atau bosan menjadi penuh gairah. Maka tidak salah bila seorang filsuf, Marcus Aurelius, memiliki pandangan bahwa "Hidup kita ditentukan oleh pikiran".

Kalau berpikir tentang hal-hal menyenangkan, maka kita akan menjadi senang. Jika memikirkan hal-hal menyedihkan, kita akan sedih. Begitu pula bila berpikir soal hal-hal menakutkan kita akan menjadi takut.

Rasanya memang sulit dipercaya. Namun, itulah adanya. Stanley R. Welty, Presiden Wooster Brush Company, berpendapat, "Pada saat keluar rumah di pagi hari, kita sendirilah yang menentukan apakah hari itu akan jadi baik atau buruk, karena tergantung bagaimana kita menjalankan pikiran kita. Dapat tidaknya kita menikmati hari itu sangat tergantung pada cara kita berpikir."

Kalau merasa kantung kita menipis, lalu mengeluh seakan-akan kita orang paling sial, bisa jadi hari itu menjadi hari paling membosankan. Tapi bila kita bangun pagi, memandang keluar jendela dan melihat bagaimana burung-burung bersiul menyambut pagi sambil merasakan kesejukan embun, tanpa mempedulikan kantung yang semakin kempis, mungkin kita akan mendapati hari itu sebagai hari baik. Bagaimana pun cuaca hari itu, bagaimana pun beratnya masalah yang dipikul hari itu, pikiranlah yang menentukan kehidupan kita. Yang kita pikirkan ketika itu, itulah hidup kita.

Yang bisa dilakukan adalah mengendalikan pikiran. Jangan biarkan pikiran kita membuat perasaan menjadi tidak enak. Senantiasa persepsikan kenyataan secara positif.

"Bila perlu berusahalah tersenyum dalam menghadapi situasi sesulit apa pun. Ada saat-saat di mana kita harus pasrah dan tertawa. Humor dalam hidup ini sangat penting. Jangan lupa bahwa hal-hal sederhana ini dapat membantu Anda mempertahankan perspektif," kata Dale Carnegie, pendiri Dale Carnegie & Associates.

Bila dalam kesedihan kita mencoba tersenyum, sebenarnya kita tengah mencoba melepaskan diri dari perasaan sedih itu. Saat itu kita tengah menetralkan perasaan negatif di dalam diri. Hal ini sangat baik dan bisa membantu agar kita tidak terlalu larut dalam duka.

Demikian pula ketika tengah dihadapkan pada masalah-masalah berat, senyum kita sedikit banyak akan membantu melepaskan ketegangan. Selanjutnya, biarkan diri relaks, pandang kenyataan di hadapan kita secara positif, karena dengan begitu kita bisa mengambil hikmah dari apa yang tengah dihadapi. Lalu pikirkan hal-hal yang dapat mengembalikan kegembiraan kita.

"Kalau ada masalah, relakslah. Santai saja. Pikirkan saja apa yang akan Anda lakukan selanjutnya, dan apa tindakan Anda untuk itu," kata Welty.

Memang, ada banyak hal yang menyakitkan, yang membuat kita cemas atau kesal. Namun jangan larutkan diri di dalamnya. Jangan biarkan masalah apa pun membuat kita patah semangat. Berpikirlah pada hal-hal positif yang bisa dilakukan. Biarkan semua masalah berlalu tanpa meninggalkan luka fatal.

Dengan begitu kita akan menjadi orang tangguh yang tak mudah jatuh. Pikiran kita menjadi terbiasa untuk selalu positif, dan kita akan lebih mudah mencapai cita-cita. Bukan cuma itu, pikiran positif serta kepercayaan diri kita akan menarik orang lain bergabung dengan kita. Mereka tidak akan membiarkan kita berjalan sendiri menghadapi semua masalah. Malah dengan senang hati akan menemani dan membantu kita melewati semua kesulitan. Dan yang lebih penting, hidup kita akan menjadi lebih menyenangkan

Jobz

Salah satu motivasi hidup adalah bekerja, Seekor ayam berkokok pagi-pagi benar, kemudian keluar kandang dan mengepak-ngepakan sayapnya, yang jantan berkokok keras, menyambut sang surya yang tersenyum di ufuk timur. Mereka pergi pagi dan pulang menjelang malam dengan gelembung tembolok dileher yang sudah penuh dengan makanan. kemudian beristirahat sampai menjelang pagi dan kembali berkokok, mengepakan sayap, menyiapkan cakar-cakar untuk mengorek makanan di tanah dan rerumputan.
Itulah kelebihan seekor ayam tanpa beban bekerja mencari makan.
Sama halnya manusia , walau kadang bangun telat dengan si Ayam?, alangkah baiknya bila kita bekerja seperti ayam artinya bekerja tanpa beban, bedanya Ayam mencari makan untuk hari itu saja sedangkan manusia tidak untuk hidup hari ini saja, melainkan untuk esok hari,takala tua,menyekolahkan anak,membesarkan anak,mengantarkan anak sampai bisa mandiri dan lain-lain. Intinya bahwa banyak kepentingan atau keperluan manusia hidup,baik bagi diri sendiri maupun keturunan nanti.
Manusia diberi kelebihan LUAR BIASA!, di pundaknya sebagai kholifah dibumi diserahkan, diberikan tanggung jawab lebih untuk itu berikut ini tahapan-tahapan manusia hidup,antara lain:
1. Masa Anak-anak , adalah usia bermain-main
2. Remaja, adalah usia belajar untuk bisa hidup
3. Dewasa, adalah usia meraih posisi dalam hidup
4. Setengah Tua, adalah usia mengisi sepanjang hidup
5. Tua, adalah usia mengisi tujuan hidup, mempersiapkan hidup selanjutnya.
Jangan sia-siakan waktu, karena waktu terus meninggalkan kita.Andaikan waktu bisa diputar balik atau seperti film-film holywood yang mengisahkan orang kembali kemasa lalu atau menuju masa depan puluhan tahun dari sekarang,rasanya secara fisik mustahil, namun pandangan dan pemikiran bisa menuju masa lalu dan masa depan.
Tetap semangat! berlomba dengan waktu, penuhi mativasi hidup dengan amalkan ilmu , salah satunya dengan “Bekerja”.
Renungan diatas adalah memberi motivasi adik-adik yang baru lulus sekolah dan baru bekerja, mereka sangat labil, bahkan dengan seribu alasan tidak mau bekerja karena gaji kecil, karen bosan dan tidak menarik, karena…..berbagai macam alasan. Mereka tidak sadar bahwa waktu terus berlanjut…semakin hari semakin tua…
Banyak diantaranya kawula muda yang berprestasi Luar Biasa, yang bisa dijadikan suri tauladan untuk memacu adrenalin untuk bisa di jadikan contoh berprestasi.
Tetap semangat! Selagi matahari bersinar, masih ada hari esok, masih ada kesuksesan bisa diraih, kegagalan adalah "enjoy" yang tertunda, cepat bangkit!. Berdoa dan berusaha dan ubah pikiran anda untuk bermindset sukses.
Bila sudah ? tinggal tunggu hasilnya...

Motivate

Membangun Motivasi Dalam Diri

Cita-cita atau tujuan hidup ini hanya bisa diraih jika anda
memiliki motivasi yang kuat dalam diri anda. Tanpa motivasi apapun,
sulit sekali anda menggapai apa yang anda cita-citakan. Tapi tak
dapat dipungkiri, memang cukup sulit membangun motivasi di dalam
diri sendiri. Bahkan mungkin anda nggak tahu pasti bagaimana cara
membangun motivasi di dalam diri sendiri.

Padahal sesungguhnya banyak hal yang dapat dilakukan untuk
menumbuhkan motivasi tersebut. Caranya...? coba simak kiat berikut
ini:

Ciptakan sensasi
Ciptakan sesuatu yang dapat "membangunkan" dan membangkitkan gairah
anda saat pagi menjelang. Misalnya, anda berpikir esok hari harus
mendapatkan keuntungan 1 milyar rupiah. Walau kedengarannya
mustahil, tapi sensasi ini kadang memacu semangat anda untuk
berkarya lebih baik lagi melebihi apa yang sudah anda lakukan
kemarin.

Kembangkan terus tujuan anda
Jangan pernah terpaku pada satu tujuan yang sederhana. Tujuan hidup
yang terlalu sederhana membuat anda tidak memiliki kekuatan lebih.
Padahal untuk meraih sesuatu anda memerlukan tantangan yang lebih
besar, untuk mengerahkan kekuatan anda yang sebenarnya. Tujuan hidup
yang besar akan membangkitkan motivasi dan kekuatan tersendiri dalam
hidup anda.

Tetapkan saat kematian
Anda perlu memikirkan saat kematian meskipun gejala ke arah itu
tidak dapat diprediksikan. Membayangkan saat-saat terakhir dalam
hidup ini sesungguhnya merupakan saat-saat yang sangat sensasional.
Anda dapat membayangkan 'flash back' dalam kehidupan anda. Sejak
anda menjalani masa kanak-kanak, remaja, hingga tampil sebagai
pribadi yang dewasa dan mandiri. Jika anda membayangkan 'ajal' anda
sudah dekat, akan memotivasi anda untuk berbuat lebih banyak lagi
selama hidup anda.

Tinggalkan teman yang tidak perlu
Jangan ragu untuk meninggalkan teman-teman yang tidak dapat
mendorong anda mencapai tujuan. Sebab, siapapun teman anda,
seharusnya mampu membawa anda pada perubahan yang lebih baik.
Ketahuilah bergaul dengan orang-orang yang optimis akan membuat anda
berpikir optimis pula. Bersama mereka hidup ini terasa lebih
menyenangkan dan penuh motivasi.

Hampiri bayangan ketakutan
Saat anda dibayang-bayangi kecemasan dan ketakutan, jangan melarikan
diri dari bayangan tersebut. Misalnya selama ini anda takut akan
menghadapi masa depan yang buruk. Datang dan nikmati rasa takut anda
dengan mencoba mengatasinya. Saat anda berhasil mengatasi rasa
takut, saat itu anda telah berhasil meningkatkan keyakinan diri
bahwa anda mampu mencapai hidup yang lebih baik.

Ucapkan "selamat datang" pada setiap masalah
Jalan untuk mencapai tujuan tidak selamanya semulus jalan tol. Suatu
saat anda akan menghadapi jalan terjal, menanjak dan penuh bebatuan.
Jangan memutar arah untuk mengambil jalan pintas. Hadapi terus jalan
tersebut dan pikirkan cara terbaik untuk bisa melewatinya. Jika anda
memandang masalah sebagai sesuatu yang mengerikan, anda akan semakin
sulit termotivasi. Sebaliknya bila anda selalu siap menghadapi
setiap masalah, anda seakan memiliki energi dan semangat berlebih
untuk mencapai tujuan anda.

Mulailah dengan rasa senang
Jangan pernah merasa terbebani dengan tujuan hidup anda. Coba
nikmati hidup dan jalan yang anda tempuh. Jika sejak awal anda sudah
merasa 'tidak suka' rasanya motivasi hidup tidak akan pernah anda
miliki.

Berlatih dengan keras
Tidak bisa tidak, anda harus berlatih terus bila ingin mendapatkan
hasil terbaik. Pada dasarnya tidak ada yang tidak dapat anda raih
jika anda terus berusaha keras. Semakin giat berlatih semakin mudah
pula mengatasi setiap kesulitan.

Kesimpulannya, motivasi adalah 'sesuatu' yang dapat menumbuhkan
semangat anda dalam rangka mencapai tujuan. Dengan motivasi yang
kuat di dalam diri sendiri, anda akan memiliki apresiasi dan
penghargaan yang tinggi terhadap diri dan hidup ini. Sehingga anda
pun nggak ragu lagi melangkah mencapai tujuan dan cita-cita hidup
anda..!