Sabtu, Desember 10, 2011
Romansa Embun #5 (penutup)
Apakah kamu melihat langit malam ini (10/12) ? apakah kamu menantikannya? Sebuah cahaya yang sebentar lagi lenyap, ini sudah sepertiga (20.37) . Memang ini sudah malam, tapi 'surya' masih ada . Pantulan cahaya ke bulan yang membuat malam ini begitu indah seperti malam-malam kemarin. Namun sayang, gerhana ini membunuhnya. Selamat tiggal 'surya' , semoga esok ku masih berjumpa dengan embun yang menempel akrab bersama bayi rumputku. Selamat malam dewa, terimakasih kau tak kabulkan permintaanku. #5
Jumat, Desember 09, 2011
Romansa Embun #4
ini asing, siapa kamu? kamu adalah dewa. tepatnya dewa 'Surya' . Selamat datang di bumi, dunia yang penuh dengan ketidakpastian, segalanya mungkin terjadi. Dewa, berbelas kasihlah kepadaku, hanya satu inginku, biarkan embun ini abadi. Hanya ini . Entah pagi, siang, maupun malam. #4
Kamis, Desember 08, 2011
Rabu, Desember 07, 2011
Romansa Embun #3
Balita rumput, kamu balita rumput di semester ini. memang kamu kecil dan sekilas seperti balita - balita rumput lain. Sulit tuk menemukanmu, sulit untuk memahamimu, dan teramat mudah tuk mengabaikanmu. Namun embunku menemukanmu, singgah dalam hijaunya klorofilmu. menyelimutimu dalam indahnya pagi. Balita rumputku ku temukan dirimu. Tumbuhlah dan jadilah rumput yang hijau. #3
Selasa, Desember 06, 2011
Romansa Embun #2
Iya benar, kamu sang "surya" menghempaskan embunku begitu saja. Memaksaku kembali menanti waktu datangnya pagi. "surya pagi" berbeda dengan kamu, dan "surya senja" berbeda lagi. Kamu yang ku benci namun tetap yang kurindukan. Kamu datang dan seolah menyumpal mulutku, membiarkan hatiku yang berbicara. Seakan kamu tahu kamu adalah "SURYA" yang ku inginkan. #2
Senin, Desember 05, 2011
Romansa Embun #1
Menatap pagi menyentuh romansa embun . Keadaan hari ini sama dengan kemarin . Satu kata yang sepertinya akan kekal yaitu "menunggu" . Mengapa kau tidak seperti kuda pacu yang berlari kencang?hanya menunggu dan menunggu . itulah jawaban romansa embunku . hanya datang pagi ini tapi setelah siang akan menguap sederhana. #1
Sabtu, Desember 03, 2011
Inspirasiku (^_^)
Video ini menjadi dasar inspirasi saya dalam mendapatkan ide cerita tentang tema "hari tua" . Menonton video klip ini membuat saya percaya akan adanya suatu cinta yang tulus, terdengar klise memang tapi ini membuktikan adanya cinta dalam kondisi apapun, senang maupun duka. Waktu memang terus berjalan tanpa kita bisa hentikan, namun inilah kekuatan cinta, selalu ada bagi kalian yang tulus.
Langganan:
Komentar (Atom)